Sabtu, 13 Desember 2008
Hanoman dan Sinta
Rabu, 15 Oktober 2008
Selamat Idul Fitri
Selamat Hari LebaranMohon maafkan segala kesalahan
Andai rembulan bisa kuhentikan
dia akan kuhentikan
hingga tak akan datang hari lebaran
sampai kata maaf kau berikan
Tapi rembulan tak bisa kuhentikan
karenanya hanya tersisa harapan
kebaikan hatimu untuk memaafkan
Kata-kata marah membuat hati gundah
Kata-kata indah membuat hati merekah
Kata-kata kau maafkan segala salah membuat hari lebaran cerah
Tiada kata terindah selain..... ya saya maafkan....
Senin, 01 September 2008
Puasa Ramadhan
Sabtu, 30 Agustus 2008
PEGAWAI PILIHAN AGUSTUS 2008

Polling Pegawai Pilihan Bulan Agustus telah ditutup dan didapat hasil untu Pegawai ADM/Service adalah ibu Saptawati NIK 621164, dipilihan oleh 23% pemilih mengungguli Untung Kawi, Nurmalafuri dan Wasito yang masing-masing mendapat 14%.
Sedangkan untuk Pegawai OMAN terpilih ibu Mardalena NIK 621165, dipilih oleh 53% pemilih meninggalkan saingannya bpk Supardi dan bpk Ibnu Hajar yang masing-masing mendapat 16% suara. Dari ungkapan pemilih rata-rata mengatakan bahwa ibu Mardalena dikenal sebagai orang yang gesit dan cekatan.
Selamat bagi yang terpilih, berapapun nilainya Anda sudah dipilih oleh pemilih yang suka milih-milih. Sukses buat yg dipilih dan sukses juga bagi yang memilih......
TORANI AWARD

TORANI AWARD adalah suatu apresiasi yang diberikan kepada Plasa diluar kota Bengkulu yang mempunyai kinerja terbaik. Kriteria penerima award ini adalah jumlah point tertinggi dalam pencapaian target C3MR, Sales dan Revenue.
Untuk Bulan Juli TORANI AWARD di rebut oleh Plasa Curup yang dipimpin oleh bapak Budiman.... Selamat untuk pak Budiman cs anda layak dapat bintang..
Prestasi yang diraih oleh Plasa Curup selain mendapat jumlah point adalah dapat mempertahankan C3MR Speedy 100% selama 6 bulan dan Sales terbanyak selama bulan Juli 2008.
Selain TORANI AWARD setiap bulan juga dipilih Plasa terbaik untuk masing-masing kriteria. Untuk bulan Juli 2008 :
- BEST REVENUE GROWTH adalah Plasa Muko Muko
- BEST SALES adalah Plasa CURUP
- BEST C3MR ACHIEVEMENT adalah Plasa MUARA AMAN
- PENGHARGAAN KHUSUS PENCAPAIAN 100% C3MR SPEEDY kepada Plasa Curup
- PENGHARGAAN KHUSUS PENCAPAIAN >95% C3MR Wireline kepada Plasa MUARA AMAN
Selain yang terbaik, kepada plasa yang mempunyai kinerja kurang baik juga diberikan SERTIFIKASI KINERJA TIDAK MEMUASKAN yang jatuh kepada Plasa Bintuhan.
Selamat kepada yang terbaik semoga di bulan Agustus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Kepada penerima Serifikat Kinerja Tidak Memuaskan agar segera melakukan langkah-langkah perbaikan sehingga di bulan Agustus tidak mendapatkannya kembali.
Divre 1 Nomor 1.....
Rabu, 27 Agustus 2008
Mengatasi Kesulitan Bergaul
Life Skill
Dari sekian masalah yang harus kita hadapi dalam hidup ini, kesulitan dalam bergaul adalah salah satunya. Bagi yang kebetulan sedang menghadapi masalah ini, mungkin ada dua hal yang perlu diingat:
Pertama, pergaulan itu erat kaitannya dengan kemampuan. Kemampuan di sini artinya bukan hasil bawaan dari lahir tetapi merupakan kapabilitas yang diraih dari usaha dalam mengembangkan diri (developmental process). Jadi, apapun kepribadian anda, pada dasarnya anda punya kesempatan yang sama untuk bergaul seperti juga orang lain yang punya model kepribadian lain.
Ada satu hal yang perlu diingat bahwa dunia ini tidak peduli dengan apakah kita termasuk orang berkepribadian ini dan itu. Dunia ini hanya tahu satu hal: kalau kita mengalami kesusahan bergaul, hidup kita juga mengalami kesusahan yang tidak kita inginkan. Titik. Ini adalah sebuah dalil mengapa kita perlu mengembangkan potensi yang mendukung perbaikan kemampuan kita dalam bergaul, terlepas apapun model kepribadian kita.
Kedua, pergaulan itu tidak identik dengan banyak ngomong atau sedikit ngomong, tidak identik dengan apakah anda seorang pendiam atau tidak pendiam. Prinsip yang berlaku dalam pergaulan adalah bagaimana kita berkomunikasi dengan orang lain (to build) dan bagaimana kita menjaga hubungan itu (to maintain).
Karenanya, jangan heran bila menjumpai ada orang yang banyak ngomong tetapi pergaulannya sempit dan jangan heran pula bila melihat ada orang yang sedikit ngomong tetapi pergaulannya luas.
Kalau melihat acuan Pendidikan Ketrampilan Hidup (Life Skill Education) yang dipakai PBB (Unesco), akan kita temukan empat pilar utama yang harus dilatih untuk memperbaiki ketrampilan hidup (terlepas apapun latar belakang pendidikan formal dan apapun model kepribadian anda). Keempat pilar utama itu adalah:
§ Belajar untuk mengetahui (learning to know). Semua orang perlu meningkatkan kemampuannya di sini, yaitu: kemampuan berpikir kritis, berpikir dalam menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, memahami konsekuensi tindakan, dan seterusnya.
§ Belajar untuk menjadi (learning to be): meningkatkan kemampuan personal seperti bagaimana menangani stress, bagaimana meningkatkan kepercayaan diri, kesadaran diri, dan seterusnya
§ Belajar untuk hidup bersama (learning to live together): kemampuan sosial seperti komunikasi, negoisasi, kerjasama tim, bergaul, dan seterusnya
§ Belajar untuk melakukan (learning to do): kemampuan manual / praktek atau keahlian kerja teknis sesuai dengan bidang kita masing-masing
Sekali lagi perlu kita yakinkan pada diri sendiri bahwa bergaul adalah bagian penting dari ketrampilan hidup. Kita semua sudah tahu bahwa di dunia ini pasti tidak ada buku atau perpustakaan yang bisa mengungkap manfaat pergaulan karena saking banyaknya manfaat itu.
Hambatan yang menyulitkan
Ada beberapa hal yang menghambat usaha kita untuk mengatasi kesulitan dalam bergaul, antara lain:
1. Arogansi tersembunyi
Ini biasanya sangat halus bahkan kita sendiri kurang menyadarinya. Namun demikian ada bentuk-bentuk riil yang bisa mewakili, misalnya kita menolak untuk bertanya kepada orang lain lebih dulu dengan alasan “untuk apa”, menolak berjabat tangan lebih dulu, dan seterusnya. Meski ini adalah hak kita, tetapi kalau yang kita inginkan adalah menjalin pergaulan, maka kita perlu menggantinya dengan yang lebih friendly.
Selain arogansi tersembunyi ini, ada juga yang bisa kita sebut dengan istilah “terlalu pasif”. Kita memang tidak memiliki alasan “untuk apa” yang bernada mengangkat diri kita di atas orang lain, tetapi kita terlalu pasif, misalnya menunggu ditanya lebih dulu, menunggu diajak berjabat tangan lebih dulu, menunggu disapa lebih dulu, menunggu diajak senyum lebih dulu, dan seterusnya. Dua hal ini bisa mengganggu pergaulan.
2. Terlalu memikirkan diri sendiri
Ini bisa mengganggu kelancaraan saat sedang berbicara / berdialog dengan orang lain. Ketika sedang berbicara dengan orang lain, jangan memikirkan bagaimana sepatu anda, bagaimana rambut anda, bagaimana cara duduk anda, bagaimana seluler anda, dan seterusnya. Atau juga jangan mengembangkan asumsi seperti misalnya: bagaimana orang lain menilai kostum saya, dan sejumlah “bagaimana” yang lain. Ini kerap bisa membuat konsentrasi anda bukan pada pembicaraan, tetapi kepada diri sendiri. Kalau Anda sedikit-sedikit melihat ke diri sendiri, mungkin anda akan kehilangan momen untuk menghangatkan suasana. Jadi, fokuskan pada bagaimana menciptakan suasana supaya bisa menjadi hidup, bukan memikirkan diri sendiri.
3. Terlalu banyak menilai orang lain (jugdmental)
Menilai itu tahapan berikutnya. Untuk membuka pintu pergaulan, nomorduakan itu. Atau juga, simpan dulu di batin anda. Terlalu cepat menghakimi orang lain bisa mengganggu kelancaran usaha dalam membuka pergaulan. Yang lebih dibutuhkan di sini adalah kemampuan memunculkan asumsi bahwa semua orang itu punya sisi positif dan juga punya sisi negatif. Asumsi ini akan banyak membantu dalam melancarkan urusan pergaulan. Ada sebuah pepatah yang mengingatkan kita begini: “Kalau Anda menginginkan orang yang sempurna seperti yang Anda inginkan, sebaiknya Anda hidup seorang diri dengan mengunci kamar”
4. Terpenjara oleh pemahaman sempit dan mempersempit
Sadar atau tidak, seringkali kita menciptakan pemahaman yang mempersempit hidup kita sendiri. Ini biasanya terkait dengan urusan agama, suku, ras, almamater, status sosial, status pendidikan, dan lain-lain. Meski jarang kita ucapkan tetapi dalam prakteknya kerap kita jalankan. Kita merasa agak kurang sreg bergaul dengan lain agama, lain suku, lain almamater, lain status, dan seterusnya.
Memang ini hak kita juga tetapi bila dikaitkan dengan upaya mengatasi kesulitan pergaulan, ya hendaknya ini perlu kita pikirkan ulang. Jangan-jangan hanya karena kita punya pemahaman yang sempit lalu hidup kita menjadi sempit. Dunia ini sebetulnya tidak mempersempit kita. Tetapi karena kita punya pemahaman yang sempit tentang dunia, akhirnya dunia kita menjadi sempit.
5. Masalah kejiwaan yang umum
Ada sejumlah masalah kejiwaan umum yang juga kerap menghambat pergaulan, seperti misalnya kurang pede, malu tanpa alasan yang jelas, minder, takut, cepat ngambek, sering terjadi konflik dengan orang lain, dan lain-lain. Ada banyak tip yang bisa kita baca dari berbagai sumber untuk mengatasi masalah ini. Namun begitu, ada satu kata kunci yang tidak bisa ditinggalkan, yaitu: menghilangkannya dengan cara mempraktekkan (learning by doing), belajar memperbaiki diri dari praktek yang kita lakukan.
Keberanian Anda dalam bergaul akan membaik apabila Anda terus mempraktekkan pergaulan. Kepercayaan diri Anda akan tumbuh membaik bukan karena Anda banyak tahu tentang tip pergaulan tetapi karena Anda banyak latihan bergaul (practicing). Tip, strategi atau pengetahuan itu dibutuhkan pada saat Anda sedang mempraktekkan, bukan sedang memikirkan.
Hal lain yang tak kalah pentingnya untuk diingat juga adalah mencampur adukkan antara pergaulan dengan kepentingan lain, katakanlah di sini misalnya kepentingan bisnis. Untuk orang tertentu pada keadaan tertentu dengan konteks tertentu dan pada level keakraban tertentu, terkadang bisa menganggu kalau kita bergaul tetapi tujuan kita adalah ingin memasarkan produk.
I
ni memang tidak mutlak dan terkadang lebih banyak terkait dengan persoalan cara dan level keakraban. Berdasarkan omongan orang yang sering saya dengar, orang agak merasa terganggu dengan model pergaulan yang keakrabannya belum begitu mendalam tetapi sudah bicara menawarkan produk dengan cara yang agresif. Jika Anda harus melakukannya juga, tempuhlah cara yang paling asertif (sopan, tidak bernada “memaksa”, didukung dengan alasan yang kuat).
Solusi yang bisa Anda lakukan
Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah kesulitan bergaul ini, antara lain:
1. Melatih kepedulian
Kepedulian itu bentuknya bermacam-macam dari mulai yang paling ringan bisa kita lakukan sampai ke yang paling berat. Ini misalnya adalah showing interest (menunjukkan ketertarikan) pada kehidupan orang lain, bisa diajak berbicara tentang apa yang penting menurut orang lain, memberikan alasan pada orang lain bahwa Anda tidak berada di pulau yang berbeda dengan mereka, dan seterusnya. Di sini berarti Anda perlu meningkatkan wawasan yang terkait dengan beberapa topik utama di lingkungan Anda.
Meskipun showing interest itu gratis tetapi kalau untuk kepentingan mengatasi masalah kesulitan bergaul, biasanya berperan sangat penting. Untuk selanjutnya, bentuk kepedulian ini bisa Anda tingkatkan, misalnya melibatkan diri pada aktivitas bersama dengan orang lain, memainkan peranan yang bermanfaat bagi orang lain, memberi bantuan pada orang lain yang membutuhkan anda, dan seterusnya. Intinya, jangan sampai kita menyalahkan model kepribadian yang kita miliki seiring dengan serangkaian kesulitan bergaul yang kita alami sementara kita sendiri jarang menunjukkan ketertarikan pada topik atau hal yang menarik buat orang lain. Kita merasa hidup di pulau yang jauh dengan orang lain.
2. Fokuskan pada pengembangan dialog dan suasana
Seperti yang sudah kita bahas di muka, terlalu memikirkan diri sendiri dan terlalu membuat penilaian atas orang lain pada saat pembicaraan berlangsung, ini bisa mengganggu suasana. Karena itu, fokuskan pada suasana, topik pembicaraan, dan kehangatan dialog. Bagaimana caranya? Di antaranya adalah:
a) mengajukan pertanyaan yang bisa kita pelajari dengan menggunakan kaidah 5W1H (what, where, who, why, when, dan how),
b) mendengarkan dan mengungkapkan,
c) memunculkan humor atau guyonan yang mendukung dan sesuai kebutuhan.
3. Menghormati “privay” orang lain
Ada beberapa hal tentang orang lain yang membuatnya akan lebih suka kalau kita ketahui, tetapi juga ada beberapa hal tentang orang lain yang akan membuatnya tidak nyaman kalau kita ketahui. Hal-hal tentang orang lain yang membuatnya tidak nyaman kalau kita ketahui inilah yang saya maksudkan dengan privacy.
Biasanya yang kedua ini adalah masalah-masalah yang sangat pribadi.
Setiap orang itu biasanya memiliki tiga wilayah kehidupan. Pertama adalah wilayah publik (diketahui secara umum, misalnya tinggal di mana, sekolah di mana, dst), kedua, wilayah privat (diketahui hanya oleh orang yang dekat, pacarnya siapa, musuhnya siapa, dst), dan ketiga adalah wilayah pribadi (tidak ingin diketahui oleh siapapun kecuali dirinya atau suami-istrinya). Untuk kepentingan kelancaran bergaul, akan lebih OK kalau kita memfokuskan diri untuk mengetahui hal-hal yang memang orang lain merasa nyaman untuk diketahui (wilayah publik) dan melupakan apa saja yang membuat orang lain merasa tidak nyaman bila diketahui (wilayah pribadi)
4. Lihat orang lain yang lebih berhasil
Pergaulan itu erat kaitannya dengan seni (the art) atau permainan, (playing the game) tentang bagaimana menjalin hubungan dengan orang lain. Karena seni, maka gayanya berbeda-beda dan ini tidak terkait dengan apakah anda orang yang tipenya banyak ngomong atau sedikit ngomong. Dan, dalam seni permainan, biasanya ada dua hal yang mendasar, yaitu: a) bagaimana anda mengontrol emosi, b) bagaimana anda mengimbangi emosi orang lain.
Dua hal ini memang agak sulit kalau dijelaskan dengan kata-kata. Akan lebih cepat bisa anda pahami dengan melihat bagaimana orang lain yang secara prestasi di atas Anda menjaga hubungan. Mereka yang telah berhasil menjaga hubungan sampai bertahun-tahun, umumnya sudah memiliki kematangan emosi yang lebih bagus. Ini bukan berarti mereka tidak pernah konflik, gap, berbeda pendapat dan lain-lain, tetapi karena mereka sudah tahu bagaimana bermain-main dengan emosi. Karena itu, ada hal-hal yang ditanggapi dengan diam, dengan bicara, dengan ketawa, dengan biasa-biasa, dengan humor, dan lain-lain.
Kalau Anda kesulitan mencari contoh, lihatlah bagaiman orang tua kita yang telah bertahun-tahun mempertahankan hubungan dalam membina keluarga. Secara umum bisa kita lihat bahwa kecanggihannya dalam memainkan emosi terletak pada kemampuannya untuk tidak “meng-ekstrim-kan” sesuatu yang berpotensi akan mengacaukan keadaan atau hubungan. Untuk mencapai kemampuan ini memang perlu latihan dan ini tidak terkait langsung dengan umur tetapi terkait dengan pengalaman hidup (life experiencing).
5. Tingkatkan prestasi Anda
Ini adalah kunci untuk mengatasi masalah-masalah kejiwaan umum itu. Semakin banyak hal-hal positif yang bisa Anda realisasikan dari diri Anda, maka semakin baguslah Anda merasakan diri anda. Bagaimana kita merasakan diri kita akan terkait dengan bagaimana kita berhadapan dengan orang lain. Karena itu, menurut teori kesehatan mental, orang yang sedang depresi (punya perasaan negatif terhadap diri sendiri, orang lain, keadaan atau Tuhan) tidak bisa membangun hubungan dengan orang lain secara positif dan konstruktif.
Selasa, 26 Agustus 2008
Komentar Rekan Kepada Rekan
- Tamu

- Sigit Pramono
"pramana, ade U/ sigit "I miz U2" " Ok ike TA....aku tau ini ike yang bilang Mizz u toooo
- pramana, ade
U/ sigit "I miz U2"
- Sudirdjat
Ike menang uner I I trilyun Ike Menang Pasti.....

- Dewi Ratnasari
IKE AT sang pelopor
- Siegits
>:/
- Siegits
riri Mengalah saja..... :-j
- Siegits
Sorry Riri kayaknya harus ngalah ma Ike TA....Couse.....
- Sigit Pramono
Ike Anggaeni I Miss U
- nova
pilih ike ah..cantik and gaul
- anton
ya ike Manna banget dah

- Ronick22
eh utk nama2 yg msk nominasi, tlg donk dikasih fotonya..sapa atau ada yg kenal lewat mukanya
- Ronick22
ike TA dunk, cantik, ramah, dan suaranya bagus
- pegagum rahasia
u/ riri good luck
- oktama
u/ mbak riri harus menang y ga boleh kalah kan uda tama dukung tuuuuu
- oktama
bu lena semangat trus y kerja y jadila yang terbaik di antara yang terbaik
- ikke
CSR???? boLeh piLih dR seNdiri g Y??? Hehehehe :p
- ikke
pak Untung jg SLL berUNTUNG..so...BolJug tuh..
- ikke
bu LenA TOP bgd daH...
- leo
smoga slalu bekerja lebih ikhlas

- KEPALA SEKOLAH
: SI TAMA LAGI PUBER

- oktama
u/ anak csr tama dukung mbak riri yang cantik & baik
- oktama
good luck ibu len
- oktama
ibu lena yang paling ok ga ada yang bisa nandingin deeeeeeee
- coop ocha
saya dukung ibu lena
- topan
saya pilih oman supardi, service untung, csr riri



- coop ocha
pilih ibu mardalena..gesit, cekatan, baik..CSR pilih mba riri, asyik bgt..
- hantu laut
awretysrnu8oy8u9,op
- SBY
Ibnu Hajar
, Rizal
,
:)" title=">:)">Riri - Orang OMAN
Mardalena : Giat, Nurmala Furi : Rajin, Ike : Rajin
- Karyawan Telkom Bengkulu
Saya Pilih Supardi untuk OMAN karena Selalu siap bila ada gangguan, Untung untuk SERVICE dan Riri untu CSR
rekans SERIUS dengan ISENG itu bedanya tipis saja, bedanya hanya huruf R, U, N dan G. pada SERIUS tidak ada huruf N dan G, sedang ISENG tidak ada huruf R, dan U... jadi cuman beda 2 huruf, sedang yang sama ada 3 huruf I,S,E.... jadi lebih banyak samanya.. ah bisa aja (biar saja)
rekans apa ini SERIUS atau ISENG tergantung kita sendiri yang menilainya....
Rekans dari ISENG kita bisa ambil KESERIUSAN dan dari suatu yang SERIUS kita bisa ambil yang keISENGan... bingung??? kalau bingung jangan terlalu dipikirkan ini kan cuman ISENG...
Namun intinya adalah terpilih karena ada yang memilih... dipilih karena apa? cantik? gesit? kerjanya bagus? ramah?... apapun alasan orang milih pasti ada hal positif yang orang rasakan. Cantik itu anugrah Tuhan, orang enak lihatnya, Gesit, kerja bagus, ramah... itu prilaku, orang senang lihatnya dsb..dsb
Terpilih artinya diterima dilingkungannya, diterima dilingkungan adalah MODAL UTAMA dalam membentuk suatu team work yang kuat. Bila dalam suatu team semua bisa menerima semua... apapun buah pikirannya... bagaimanapun kecantikannya... bagaimanapun prilakunya.. pasti team tersebut akan kuat.. Seseorang yang tidak pintar, tidak bisa kerja tapi bisa membuat nyaman rekannya bisa menjadi pendorong team untuk mencapai tujuannya, tapi orang yang sangat pintar, ide banyak, pekerja keras, giat dsb tapi membuat orang sekitarnya lebih nyaman bila dia tidak ada ....akan menjadi pendorong hancurnya sebuah team...
Jadi selamat bagi yang terpilih.. anda sudah punya modal untuk membangun team work yang kuat. Untuk yang tidak terpilih... mari instropeksi "kenapa saya tidak dipilih?"... Tidak cantikkah saya?.. coba bercermin (sendirian jangan ada orang lain... pasti akan terlihat seseorang yang paling cantik/cakep yang pernah anda lihat), tidak ada yang mukanya jelek di dunia ini, yang ada orang lain lebih cantik/cakep....
Jadi kenapa saya tidak terpilih???? karena orang lain lebih cakep, lebih giat, lebih ramah, lebih menyenangkan dsb...dsb...
Untuk itu mari berpakaian lebih rapih (agar lebih cakep), lebih rajin lagi, lebih ..... dst
Ada yang bertanya kenapa JM. AJM tidak dikut sertakan???
karena kalau milih boss nanti dibilang ingin nyari muka, kalau tidak milih boss nanti dimarahin...
Jadi ini ISENG atau SERIUS????
Senin, 25 Agustus 2008
Berfikir Seperti Anak-anak
Berimajinasi
Anak-anak adalah gudangnya imajinasi. Hari ini mereka bisa menjadi guru, besok menjadi perawat, besok lagi menjadi pembalap, dsb. Hari ini bisa perang-perangan di tengah hutan, besok bisa di dalam pesawat angkasa.
Imajinasi ternyata sangat penting dalam dunia pemasaran. Seperti halnya seorang marketer, berimajinasi merupakan hal yang penting sebelum mereka merumuskan strategi marketing. Bahkan jauh pada saat produk baru sedang di rumuskan, tim mereka berimajinasi. Misalnya dengan membayangkan bahwa produk tadi adalah sesosok manusia. Berapa umurnya, apa hobby nya, pekerjaanya, kemana kalau "hang-out", minumnya apa, makanya apa, dst.
Ini yang kemudian menjadi bahan untuk mengembangkan materi-materi iklan. Karena sudah memiliki imajinasi tentang "karakter" produk tadi, maka penyusunan program marketing menjadi lebih mudah.
Buat anak-anak, tidak ada yang tidak mungkin. Imajinasi mereka spontan dan tidak terlalu memikirkan "the how" nya. Karena bagi anak-anak semuanya mungkin terjadi. Justru orang dewasa yang sering "menyabotase" pikiran jernih mereka dengan kata2: "ah, mana mungkin".
Bayangkan kalau cara berimajinasi anak-anak ini kita terapkan dalam menetapkan visi kita kedepan. Kita tidak akan diganggu dengan pikiran-pikiran negatif "ah mana mungkin" tadi.
Bermain
Bagi anak-anak semuanya hanyalah permainan. Dengan demikian tidak ada "masalah" bagi anak-anak. Semua hal bisa dilihat dari sisi yang menyenangkan. Lihat saja, sewaktu bencana banjir di Jakarta yang baru lalu, anak-anak yang justru ceria bermain di tengah banjir.
Anak-anak lebih pandai melihat sisi menyenangkan dari setiap "persoalan". Coba kalau ini kita terapkan dalam keseharian. Betapa "persoalan" akan lebih mudah kita hadapi. Semua menjadi permainan yang menyenangkan.
Jika saat ini bisnis yang sedang kita jalani sedang hancur dengan hutang yang begitu banyak. Cobalah berfikir " its just a game". Bisnis yg sedang kita jalani hanyalah permainan. Bahwa skor nya saat ini minus, hanyalah skor, dan mulai sekarang Anda bisa bermain lebih bagus untuk mendapat skor yang lebih besar. Its just a game. And its fun!
Belajar
Siapa bilang anak-anak malas belajar. Justru mereka belajar setiap waktu. Dalam suatu penelitian di MIT yang menyimpulkan bahwa cara belajar anak-anak itu seperti para scientist. Mereka sangat tertarik hubungan kausalitas.
Bagaimana kalau saya melakukan ini, apa reaksi nya. Ini adalah dasar eksperimen. Dan banyak eksperimen yang mereka lakukan. Bagaimana kalau mobil-mobilan ini ban nya dicopot? Bagaimana kalau rambut boneka Barbie ini dipotong, dsb.
Rasa ingin tahu yang besar ini, sebenarnya bisa menjadi pendorong kesuksesan yang luar biasa jika kita pertahankan hingga dewasa. Anak-anak belajar secara alamiah untuk menjadi lebih baik. Seorang bayi yang belajar berjalan, setiap kali jatuh akan bangkit kembali. Berapa kali seorang anak terjatuh dari sepeda? Apakah dia akan berhenti dan meratap. Tidak, dia akan tertawa, bangkit lagi, dan bersepeda lebih baik. Ini adalah proses belajar yang luar biasa. Berani mencoba, berani jatuh dan berani mengevaluasi diri, ini yang sayangnya sering hilang pada saat kita menjadi manusia dewasa.
--
Sayangnya prinsip-prinsip itu seringkali sudah kita lupakan, sampai Picasso sampai pernah berkata: "Every child is an artist. The challenge is to remain an artist after you grow up".
Ya, pelan-pelan kita berubah menjadi orang dewasa dengan meniadakan kehebatan cara berpikir anak-anak yang super kreatif itu. Jadi, kalau Anda sekarang adalah anak-anak, Anda mau menjadi siapa? Menjadi Spiderman? Batman? Donald Trump? SBY? Atau mau jadi Paris Hilton? Selamat berimajinasi
Sabtu, 23 Agustus 2008
Beda Boss dengan Staff
- Bila boss tetap pada pendapatnya, itu berarti beliau konsisten.
- Bila staff tetap pada pendapatnya, itu berarti dia keras kepala !
- Bila boss berubah-ubah pendapat, itu berarti beliau fleksibel.
- Bila staff berubah-ubah pendapat, itu berarti dia plin-plan !
- Bila boss bekerja lambat, itu berarti beliau teliti.
- Bila staff bekerja lambat, itu berarti dia tidak perform !
- Bila boss bekerja cepat, itu berarti beliau smart.
- Bila staff bekerja cepat, itu berarti dia terburu-buru !
- Bila boss lambat memutuskan, itu berarti beliau hati-hati.
- Bila staff lambat memutuskan, itu berarti dia telmi !
- Bila boss mengambil keputusan cepat, itu berarti beliau berani mengambil keputusan.
- Bila staff mengambil keputusan cepat, itu berarti dia gegabah !
- Bila boss terlalu berani mengambil resiko, itu berarti beliau risk taking.
- Bila staff terlalu berani mengambil resiko, itu berarti dia sembrono !
- Bila boss tidak berani mengambil resiko, itu berarti beliau prudent.
- Bila staff tidak berani mengambil resiko, itu berarti dia tidak berjiwa bisnis !
- Bila boss mem-by pass prosedur, itu berarti beliau proaktif-innovatif.
- Bila staff mem-by pass prosedur, itu berarti dia melanggar aturan !
- Bila boss curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti beliau waspada.
- Bila staff curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti dia negative thinking !
- Bila boss menyatakan sulit, itu berarti beliau prediktif-antisipatif.
- Bila staff menyatakan sulit, itu berarti dia pesimistik !
- Bila boss menyatakan mudah, itu berarti beliau optimis.
- Bila staff menyatakan mudah, itu berarti dia meremehkan masalah !
- Bila boss sering keluar kantor, itu berarti beliau rajin ke customer.
- Bila staff sering keluar kantor, itu berarti dia sering kelayapan !
- Bila boss sering entertainment, itu berarti beliau rajin me-lobby customer.
- Bila staff sering entertainment, itu berarti dia menghamburkan anggaran !
- Bila boss sering tidak masuk, itu berarti beliau kecapaian karena kerja keras.
- Bila staff sering tidak masuk, itu berarti dia pemalas !
- Bila boss minta fasilitas mewah, itu berarti beliau menjaga citra perusahaan.
- Bila staff minta fasilitas mewah, itu berarti dia banyak menuntut !
- ...........dan masih banyak lagi.
- Bila boss membuat tulisan seperti ini, itu berarti beliau humoris.
- Bila staf membuat tulisan seperti ini, itu berarti dia : frustasi iri terhadap karir orang lain negative thinking barisan sakit hati provokasi tidak tahan banting berpolitik di kantor tidak produktif tidak sesuai dengan budaya perusahaan ..........dan masih banyak lagi ....... Ha ha ha ha ..........
tapi siapa yg jadi boss? diatas boss ada boss...
sumber : syamlan.com
Rabu, 13 Agustus 2008
Senin, 14 Juli 2008
Jumat, 11 April 2008
Walikota Bengkulu dan Seluruh Pejabat Kota Bengkulu Simak Presentasi Program dan Produk Telkom
Kesempatan yang baik ini dimanfaatkan oleh Hamdani untuk memaparkan hasil yang telah dilaksanakan Telkom Bengkulu serta rencana kedepan dan juga digunakan untuk menjelaskan produk Telkom yang dapat dimanfaatkan oleh Pemkot Bengkulu.
Dalam audisi tersebut hadir Sekkot, seluruh Kepala Dinas, Staf Ahli Ekonomi dan seluruh Camat yang ada di Kota Bengkulu. Kepada para pejabat Pemkot Bengkulu, Hamdani menjelaskan tentang peran Telkom saat ini dalam menunjang pembangunan nasional.
Hamdani menjelaskan bahwa kita patut berbangga karena Telkom sebagai BUMN milik Bangsa Indonesia merupakan satu-satunya perusahaan dari Indonesia yang masuk jajaran 1000 besar perusahaan dunia versi majalah Forbes. Semua yang telah dihasilkan oleh Telkom akan masuk ke kas negara dan sisa laba yang dihasilkan juga akan dikembalikan ke masyarakat berupa program yang dikenal dengan istilah Corporate Social Responsibility (CSR). Pada kesempatan ini dipaparkan tentang program Peduli Telkom seperti Program Kemitraan, Peduli Lingkungan, Peduli Pendidikan (E4T) dan yang tidak kalah penting adalah program Sumatra Pulau Digital dimana tahun 2008 ini Divisi 1 Sumatera telah mencanangkan sebagai tahun kebangkitan ICT di Sumatra. Tidak ketinggalan juga untuk bidang olahraga Telkom tetap akan selalu turut aktif berpartisipasi memajukan olahraga di daerah, hal diungkapkan Hamdani yang saat ini selain sebagai JM Kancatel Bengkulu juga telah dipercaya oleh KONI Pusat sebagai Ketua I PERBASI Provinsi Bengkulu
Namun semua itu tidak akan berjalan baik bila tidak ada peran serta dari masyarakat terutama dalam hal ketepatan waktu pembayaran rekening telepon apalagi sampai menunggak. Untuk itu Hamdani mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Pemkot Bengkulu yang selalu tepat waktu dalam pembayaran rekening teleponnya dan meminta kepada pihak Pemkot terutama para Camat untuk dapat mengajak masyarakatnya melakukan pembayaran telepon tepat waktu dan tidak menunggu sampai akhir batas masa pembayaran.
Diakhir presentasinya Hamdani yang didampingi AJM Support Darlis dan JAM Sudirjat dari Uner yang juga diliput oleh media masa setak dan elektronik memaparkan tentang produk-produk Telkom yang dapat digunakan oleh Pemkot Bengkulu guna menunjang 3 pilar pembangunan yang dicanangkan oleh Walikota Bengkulu dengan jargonnya "Ayo Bangkit Bengkulu" dan mengutip ucapan Menkominfo "Jangan ragu gunakan Produk Telkom, karena Telkom adalah milik kita Bangsa Indonesia".
Walikota Bengkulu selesai mengikuti paparan tersebut mengatakan terimakasih yang sebesar-besarnya atas peran serta Telkom dalam pembangunan baik sektor ekonomi maupun pendidikan di kota Bengkulu ini. Selanjutnya Walikota Bengkulu meminta agar hasil pertemuan ini ditindaklanjuti lebih lanjut dan meminta kepada jajarannya agar mempelajari lagi kebutuhan sarana telekomunikasi yang dibutuhkan untuk memperlancar pelayanan kepada masyarakat.
Untuk lebih mempererat kemitraan ini akan dilakukan senam pagi bersama antara karyawan Telkom dengan karyawan di lingkungan Pemkot Bengkulu pada hari Jumat di halaman Kantor Walikota Bengkulu yang berada tepat bersebrangan dengan Kantor Telkom Bengkulu
Kamis, 20 Maret 2008
Education 4 Tomorrow
Muhammad Awaluddin EGM Divre1 Sumatera mengatakan bahwa PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM) sebagai BUMN yang memegang pandu telekomunikasi Indonesia tidak boleh diam melihat kondisi sosial anak bangsa yang masih mengalami ‘kesenjangan digital’ (digital divide) disebabkan masih terbatasnya infrastruktur yang ada. Dengan pengembangan ICT di sekolah dalam proses belajar & mengajar maka diharapkan akan terjadi lompatan kualitas ‘Sumber Daya Manusia’ Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Populasi penduduk Sumatra di 10 provinsi yang mencapai 48 juta memiliki populasi pelajar sekitar 9,3 juta atau 19,4 % dari populasi penduduk yang mendiami kawasan 473.481 km2 itu. 9,3 juta pelajar SMP dan SMA itu adalah sumber daya manusia yang harus dipintarkan untuk melalui proses belajar dan mengajar yang lebih baik (modern).
Kosep dan komitmen TELKOM dalam memberikan dukungan pada proses “pemintaran” yang lebih cepat dengan menggunakan teknologi informasi (ICT) yang dimiliki TELKOM itulah yang kemudian diharapkan dapat disinergikan dengan konsep Jardiknas (Jaringan Pendidikan Nasional) yang dimiliki pemerintah (Depdiknas dan Kominfo).
Konsep Education for Tomorrow yang dikembangkan TELKOM di Sumatra memang diharapkan akan sinergi dengan konsep ICT & Jardiknas. Dalam hal ini Education for Tomorrow memiliki peran untuk menjadikan bagian aksi nyata dari program Jardiknas, membantu memperbanyak titik koneksi sekolah, membantu mempercepat layanan data dan informasi pendidikan secara terpadu serta membantu percepatan komunitas pendidikan.
Untuk itu, manajemen TELKOM di Sumatra telah dan akan melakukan beberapa program utamanya, seperti melakukan sosialisasi internet ke sekolah, mengembangkan sekolah online, mengembangkan komunitas sekolah, mengembangkan Customer Relationship Management untuk segmen pendidikan serta melakukan kompetisi dan pemberian reward.



