Sabtu, 13 Desember 2008

Hanoman dan Sinta

Alkisah pasukan kera Sri Rama mendapat serangan dari Indrajit, anak Rahwana. Maka dengan ilmu Nagapasa-nya Indrajit dengan mudah menghabisi bala tentara Rama. Ribuan bala tentara mati. “Hanoman, segeralah petik sebanyak-banyaknya daun Latamaosandi, hanya itulah yg bisa menyelamatkan kita.” Itulah perintah Rama. Secepat kilat Hanoman melesat terbang menuju Gunung Imogiri.Setelah sampai ditujuan Hanoman jadi bingung. Keadaan gelap gulita, ia tidak bisa membedakan rupa daun itu apalagi membawa sebanyak-banyaknya. Lalu kalau dipetik satu-satu akan makan waktu lama. Hanoman tidak kehabisan akal. Tidak dipikir panjang lagi sebagian gunung yang ditumbuhi pohon latamaosandi dibelah dengan kuku pancakanaka. Hanoman membawa potongan gunung itu kehadapan Rama. Daun latamaosandi datang tepat pada waktunya dengan jumlah yang mencukupi, tentara kera pun berhasil dihidupkan kembali.
Hanoman juga sangat besar perannya dalam membantu Rama membangun tanggul di Selat Bandalayu yang menghubungkan pantai Gunung Maliawan dengan tanah Alengka. Bersama pasukann kera Hanoman melemparkan ribuan batu-batuan sebesar rumah untuk menimbun lautan itu. Tugas berat itu pun selesai.
Tugas terberat dalam perjuangan merebut Dewi Sinta adalah saat Rama menginginkan informasi tentang keadaan Sinta yang ditahan oleh Rahwana di kerajaan Alengkadirja. “Kini aku membutuhkan sesuatu keterangan mengenai keadaan istriku. Siapakah yang sanggup menyelidiki kesana ?” Tanya Rama. “Saya sanggup menyelidiki ke sana, kapan saya boleh pergi Gusti ?”. Pernyataan kesanggupan Hanoman itu sungguh membuat pembantu-pembantu dekat Rama terheran-heran. Ini bukanlah tugas yang main-main, masuk ke kerajaan Rahwana ibarat masuk ke sarang harimau buas. Bahkan Laksmana pun hanya diam saja mendengar pertanyaan Rama itu. Hanoman membuktikan ia bisa menjalankan tugas itu dengan sempurna. Dewi Sinta berhasil ditemui. Bahkan Rahwana yang sedang tertidur sempat dipermainkan oleh Hanoman.
Itulah hanoman. Hanya cukup sedikit penjelasan saja dari Sri Rama, secepatnya Hanoman melakukan pekerjaan-pekerjaan itu dengan tuntas. Keterbatasan Hanoman dalam ‘sumbang ide’ sama sekali tidak mengurangi nilai Hanoman. Soal ide memang sudah menjadi porsi Wibiksana,Laksmana dan Rama sendiri. Prinsip ‘Just Do It’ dijalankan Hanoman dengan baik sekali.
Rama sangat beruntung memiliki Hanoman, staf yang sigap dalam menjalankan perintah. Staf yang tidak terlalu banyak menganalisis perintah atasan apalagi mempertanyakan perintah itu. Hanoman tahu porsi yang harus dijalankannya. Bagi Hanoman perintah atasan adalah suatu yang harus dikerjakan,tidak perlu harus terlalu banyak didiskusikan , dianalisis panjang-panjang, dan kemudian kehilangan momentum untuk menyelesaikannya. Hanoman juga tidak banyak merepotkan Rama dengan meminta penjelasan detail tentang tugas-tugas, saat perintah Rama tidak terlalu lengkap – seperti perintah memetik daun lataomosandi itu - Hanoman berani mengambil keputusan taktikal demi selesainya tugas.
Hanoman banyak mendapat rintangan dalam tugas, tapi dengan tugas-tugas itu Hanoman bertambah kesaktiaannya. Ilmu terbang dan ilmu pancakanaka ia dapatkan saat menjalankan tugas, bukan dari berguru. Penugasan telah membuat Hanoman semakin kuat . Kerja keras tidak membuat badan Hanoman menjadi ringkih,sebaliknya menjadikan kekuatan Hanoman terus bertambah.
Rama dan Hanoman adalah kita dengan staf kita, atau kita dengan atasan kita. Saat kita menjadi Rama, kita sering merindukan memiliki staf seperti Hanoman; yang dapat dengan cepat menginterpretasi dan melaksanakan perintah kita. Yang berani mengambil keputusan taktikal sesuai kewenangannya dan tidak terus-menerus mohon petunjuk. Yang menyelesaikan tugas selalu sesuai dengan momentum kapan tugas itu harus diselesaikan. Yang selalu memberikan hasil di atas harapan kita.
Dan saat kita menjadi Hanoman, kita harus memahami – bahwa atasan kita memerlukan kita untuk meringankan beban mereka. Atasan kita akan sangat senang bila perintahnya segera dikerjakan- bukan didiskusikan,dianalisis panjang-panjang sehingga kehilangan momentum keberhasilan. Atasan kita menginginkan kita untuk berani mengambil keputusan taktikal, tidak berlindung dibalik alasan tidak memiliki otoritas. Atasan kita akan senang bila kita memberikan keberhasilan yang lebih dari harapan mereka. Terkadang, atasan merindukan kita hadir dengan ‘just do it’ seperti Hanoman.
Saat kita menjadi Hanoman yang melakukan tugas-tugas berat itu, harus ada keyakinan bahwa sejatinya kita sedang dalam proses meningkatkan ‘kesaktian’, kita sedang diberikan kesempatan menggali lautan pengalaman, kita sedang diberikan ilmu-ilmu praktis baru yang sulit kita dapatkan dari berguru saja. Kita sedang merubah diri kita menjadi Super-Hano-man.
Hanoman telah melakukan itu. Semua tindakan Hanoman dalam mendukung Rama bahkan lebih berat dari yang dikerjakan Rama sendiri.
Kisah Rama dan Sinta lebih cocok diberi judul Hanoman dan Sinta.
by Prasabri Pesti

Rabu, 15 Oktober 2008

Selamat Idul Fitri

Selamat Hari Lebaran
Mohon maafkan segala kesalahan

Andai rembulan bisa kuhentikan
dia akan kuhentikan
hingga tak akan datang hari lebaran
sampai kata maaf kau berikan

Tapi rembulan tak bisa kuhentikan
karenanya hanya tersisa harapan
kebaikan hatimu untuk memaafkan

Kata-kata marah membuat hati gundah
Kata-kata indah membuat hati merekah
Kata-kata kau maafkan segala salah membuat hari lebaran cerah

Tiada kata terindah selain..... ya saya maafkan....

Senin, 01 September 2008

Puasa Ramadhan


Ramadhan telah datang. Bulan kesembilan dalam hitungan tahun Qomariyah (Hijriyah), merupakan momentum teramat penting bagi setiap Muslim, untuk “sejenak” menghindarkan diri dari berbagai keinginan duniawi, dan beramal shaleh sebanyak-banyaknya baik secara vertikal (mendekatkan diri kepada Allah) maupun secara horisontal (berbuat baik kepada sesama manusia).


Tetapi mengapa harus menunggu Ramadhan untuk melakukan itu semua? ....


Upaya untuk meningkatkan ketaqwaan atau memperbanyak amal shaleh, bisa dilakukan setiap hari, bahkan setiap detik, tanpa harus menunggu Ramadhan. Tetapi manusia tampaknya membutuhkan terapi, atau semacam dorongan semangat khusus.


Tradisi berpuasa (yang diperintahkan Tuhan), bukan semata-mata milik orang Muslim. Umat Yahudi dan Nasrani juga memiliki tradisi berpuasa, sesuai tuntunan Kitab Suci mereka masing-masing. Itu artinya bahwa praktek berpuasa memang dibutuhkan manusia, untuk memelihara keseimbangan hidupnya. Puasa menjadi semacam oase tempat mengistirahatkan tubuh, hati dan pikiran manusia dari berbagai keinginan duniawi, setidaknya sebulan dalam setahun


Dalam sebulan itu, tentunya bukan hanya rasa lapar dan haus yang harus dilatih. Bukan hanya nafsu syahwat yang harus dihindari. Tetapi juga rasa iri, dengki, benci, tamak, merasa diri paling benar, itu yang harus dikikis dari dalam diri. Sehingga yang tertinggal hanyalah rasa ikhlas, keinginan untuk saling berbagi dan saling menghargai, termasuk kebiasaan menghormati pendapat dan keyakinan orang lain.


Ramadhan adalah momentum yang paling baik untuk mengembangkan rasa cinta kepada sesama manusia, tanpa melihat asal-muasalnya, seraya mendekatkan diri kepada Allah untuk memperoleh cinta-Nya. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.


Tingkatkan keimanan, tingkatkan layanan kepada pelanggan. Maafkan segala kesalahan.

Sabtu, 30 Agustus 2008

PEGAWAI PILIHAN AGUSTUS 2008


Polling Pegawai Pilihan Bulan Agustus telah ditutup dan didapat hasil untu Pegawai ADM/Service adalah ibu Saptawati NIK 621164, dipilihan oleh 23% pemilih mengungguli Untung Kawi, Nurmalafuri dan Wasito yang masing-masing mendapat 14%.




Sedangkan untuk Pegawai OMAN terpilih ibu Mardalena NIK 621165, dipilih oleh 53% pemilih meninggalkan saingannya bpk Supardi dan bpk Ibnu Hajar yang masing-masing mendapat 16% suara. Dari ungkapan pemilih rata-rata mengatakan bahwa ibu Mardalena dikenal sebagai orang yang gesit dan cekatan.






Untuk CSR Plasa terpilih Ike Tri Anggraini atau yang biasa dipanggil ICE, dipilih oleh 61% pemilih mengungguli rekannya Riri yang mendapat suara 33% pemilih.



Selamat bagi yang terpilih, berapapun nilainya Anda sudah dipilih oleh pemilih yang suka milih-milih. Sukses buat yg dipilih dan sukses juga bagi yang memilih......

TORANI AWARD


TORANI AWARD adalah suatu apresiasi yang diberikan kepada Plasa diluar kota Bengkulu yang mempunyai kinerja terbaik. Kriteria penerima award ini adalah jumlah point tertinggi dalam pencapaian target C3MR, Sales dan Revenue.

Untuk Bulan Juli TORANI AWARD di rebut oleh Plasa Curup yang dipimpin oleh bapak Budiman.... Selamat untuk pak Budiman cs anda layak dapat bintang..


Prestasi yang diraih oleh Plasa Curup selain mendapat jumlah point adalah dapat mempertahankan C3MR Speedy 100% selama 6 bulan dan Sales terbanyak selama bulan Juli 2008.

Selain TORANI AWARD setiap bulan juga dipilih Plasa terbaik untuk masing-masing kriteria. Untuk bulan Juli 2008 :


  1. BEST REVENUE GROWTH adalah Plasa Muko Muko

  2. BEST SALES adalah Plasa CURUP

  3. BEST C3MR ACHIEVEMENT adalah Plasa MUARA AMAN

  4. PENGHARGAAN KHUSUS PENCAPAIAN 100% C3MR SPEEDY kepada Plasa Curup

  5. PENGHARGAAN KHUSUS PENCAPAIAN >95% C3MR Wireline kepada Plasa MUARA AMAN

Selain yang terbaik, kepada plasa yang mempunyai kinerja kurang baik juga diberikan SERTIFIKASI KINERJA TIDAK MEMUASKAN yang jatuh kepada Plasa Bintuhan.

Selamat kepada yang terbaik semoga di bulan Agustus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Kepada penerima Serifikat Kinerja Tidak Memuaskan agar segera melakukan langkah-langkah perbaikan sehingga di bulan Agustus tidak mendapatkannya kembali.

Divre 1 Nomor 1.....